Minggu, 12 Desember 2021

Sidoarjo, 8th December 21


Aku bertanya tentang cerita mengenai kamu dan aku..
Tertulis sebuah tanya dalam diam dan cerita..
Aku yang sudah lelah dengan bualmu
juga telah letih dengan rayumu

Entah, apakah karena aku sendiri..
Ataukah karena kamu yang telah melepaskan luka..
Entah, apakah karena aku yang berharap terlalu tinggi..
Ataukah karena cintamu tidak terasa dihatiku..

Jujur, ini seperti sebongkah batu yang tertahan didadaku,
Semakin hari semakin membuatku sesak dan terluka..
Aku terlalu sakit untuk bertahan..
dan terlalu sedih untuk menghilang..

Apakah yang harus aku lakukan wahai pria..
Haruskah kuhilangkan ingatku tentangmu..
Ataukah kubiarkan saja rasa pedihku menggelayut hingga musnah dengan sendirinya..
Aku begitu takut kehilanganmu..

Semakin hari aku semakin terkatung-katung
Menunggu hatimu yang ternyata bukan untukku..
Seperti menenggak racun yang terasa seperti susu bagiku..
Lama kelamaan membuatku kesakitan dan mati perlahan

Aku yang begitu menyayangimu..
Aku yang begitu mencintaimu..
Bahkan nyawa pun kuserahkan untukmu..
Bahkan nuraniku kuberikan untukmu..

Tapi akhirnya..
Aku tetap kau sakiti, kau lukai, khianati..
Semua dari diriku hancur seketika..
Segalanya terasa gelap untukku..

Apa yang harus aku lakukan,
Aku terluka sangat dalam 
Hingga rasanya tidak mampu lagi terobati,
Dan terasa ingin mati..

yu

Rabu, 01 Desember 2021

TULUS

Ketulusan Seseorang Akan Bisa Kamu Rasakan Ketika Orang Itu Sudah Tidak Ada...
Ketika Orang Itu Masih Berada Disisimu...
Kamu Bahkan Tidak Perduli Bahwa Dia Disana Bertahan Karena Ketulusannya Padamu...
Hidup Hanya Sekali, Ketika Seseorang Telah Memberikan Ketulusan Kepada Orang Yang Dicintai...
Tanpa Syarat Maupun Balas... Maka Dia Tidak Akan Menyesali Apapun, Bahkan Jika Esok Dia Menyadari Akan Kehilangan Atau Akhir Umurnya Telah Sampai...

Kehidupan Itu Berputar Seperti Roda, Kadang Diatas Kadang Dibawah...
Sakit, Sedih, Duka, Kecewa, Bahagia, Dan Kesulitan...
Tuhan Tahu Kapan Akan Datang Dan Pergi...
Terimakasih Tuhan, Berkali-Kali Sakit Ini Aku Nikmati...
Tapi, Aku Menyadari Hal Dimana Engkau Ingin Aku Mendekat Kepada-MU...

Tuhan... Berikanlah Yang Terbaik Sebagai Balas Kesabaranku, Ketulusanku, Perjuanganku...
Kubiarkan Engkau Mengambil Keputusan Untukku...
Karena Hanya Engkau Sang Maha Pemurah,
Engkaulah Sang Maha Mengetahui Mana Yang Terbaik, Untuk Manusia Berdosa Sepertiku...

Tuhan... Aku Meminta Agar Cintaku Pada-MU Lebih Besar Dari Apapun, Maka Tetapkanlah Hatiku...
Biarkanlah Seluruh Hidupku Kuserahkan Segalanya Untuk-MU, Pada-MU Cukupku Berserah...
Jika Ketulusan Ini, Membuat Manusia Lain Menyakiti Dan Meninggalkanku...
Maka Biarkanlah Ketulusan Ini Kuserahkan Pada-MU Dan Kutukarkan Dengan Surga-MU Kelak...
 

Selasa, 30 November 2021

Kosong


Awalnya, Aku Hanya Ingin Bertahan Hidup Di Dunia Yang Kejam Ini...

Berfikir, Jika Bisa Makan Dan Memiliki Uang Maka Itu Cukup...

Semakin Lama, Aku Berharap Memiliki Sebuah Rumah Untuk Berlindung...

Entah Disudut Terburuk Kota, Ataukah Diujung Terkotor Sebuah Jalan...

Semakin Lama Lagi, Aku Menginginkan Kasih Sayang, Cinta, Perhatian, Ketulusan Dari Seseorang...

Kasih Sayang Dari Seseorang Yang Juga Aku Cintai, Sayangi, Yang Ketika Dia Terluka Aku Mampu Mengobatinya... 

Dan Ketika Aku Terluka Dia pun Ada Untuk Mengobatiku, begitu Sederhana...

Lambat Laun, Aku Begitu Mengharapkannya...

Aku Begitu Ingin Memberikan Segalanya...

Bahkan Memberikan Hidupku Untuknya...

Tetapi, Sepertinya Tidak Untuknya...

Baginya, Aku Hanya Persinggahan Sementara...

Baginya, Aku Hanya Seseorang Yang Tidak Penting...

Baginya, Aku Hanya Pengisi Sisa Waktu Yang Dia Miliki...

Baginya, Ketulusan Bukanlah Segalanya Dan Mungkin Hanya Iba Yang Disimpannya Untukku...

Jadi, Apa Gunanya Aku Memiliki Makanan Dan Tempat Berlindung, Jika Makanan Tidak Dapat Kutelan Dan Rumahku Begitu Dingin Tanpa Kehangatannya?