Aku bertanya tentang cerita mengenai kamu dan aku..
Tertulis sebuah tanya dalam diam dan cerita..
Aku yang sudah lelah dengan bualmu
juga telah letih dengan rayumu
Entah, apakah karena aku sendiri..
Ataukah karena kamu yang telah melepaskan luka..
Entah, apakah karena aku yang berharap terlalu tinggi..
Ataukah karena cintamu tidak terasa dihatiku..
Jujur, ini seperti sebongkah batu yang tertahan didadaku,
Semakin hari semakin membuatku sesak dan terluka..
Aku terlalu sakit untuk bertahan..
dan terlalu sedih untuk menghilang..
Apakah yang harus aku lakukan wahai pria..
Haruskah kuhilangkan ingatku tentangmu..
Ataukah kubiarkan saja rasa pedihku menggelayut hingga musnah dengan sendirinya..
Aku begitu takut kehilanganmu..
Semakin hari aku semakin terkatung-katung
Menunggu hatimu yang ternyata bukan untukku..
Seperti menenggak racun yang terasa seperti susu bagiku..
Lama kelamaan membuatku kesakitan dan mati perlahan
Aku yang begitu menyayangimu..
Aku yang begitu mencintaimu..
Bahkan nyawa pun kuserahkan untukmu..
Bahkan nuraniku kuberikan untukmu..
Tapi akhirnya..
Aku tetap kau sakiti, kau lukai, khianati..
Semua dari diriku hancur seketika..
Segalanya terasa gelap untukku..
Apa yang harus aku lakukan,
Aku terluka sangat dalam
Hingga rasanya tidak mampu lagi terobati,
Dan terasa ingin mati..
yu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar